Disetujuinya Judi Online Di Negara Bagian Michigan

Disetujuinya Judi Online Di Negara Bagian MichiganBerbagai macam industri mengalami keterpurukan di tahun 2020 ini. Hal ini disebabkan oleh kondisi yang sama, dan itu adalah pandemi COVID-19. Industri di berbagai bidang harus berjuang keras agar tetap bisa berjalan, dan tak jarang harus mengurangi jumlah pegawainya. Beberapa industri bahkan sempat terhenti untuk sementara waktu karena kebijakan yang diberlakukan oleh pemerintah ataupun karena kondisi yang ada. Salah satu yang terkena adalah industri yang mengandalkan pengunjung, seperti resort, hotel, dan restoran. Dengan pembatasan orang untuk berkumpul dan pembatasan untuk bepergian, bisnis-bisnis tersebut mau tak mau harus menerima konsekuensi yang ada.

Selain itu, kasino dan pusat perjudian pun tak jauh berbeda. Bisnis dari para pengelola kasino dan perjudian benar-benar berada dalam kondisi sulit dengan kondisi pandemi ini. Bisa dikatakan bahwa pendapatan terbaik hanya didapatkan di awal tahun ketika pandemi masih belum terjadi. Setelah itu, pendapatan benar-benar turun drastis, dan tak jarang juga kasino yang akhirnya tutup untuk sementara untuk mengatasi biaya operasional yang ada. Ini pun tidak lepas dari kebijakan pemerintah yang memberlakukan karantina dan kebijakan lain untuk menekan penyebaran virus COVID-19. Menariknya, ini tidak hanya terjadi di kasino-kasino kecil saja. Kasino-kasino besar di Las Vegas, Macau, dan pusat perjudian lainnya pun mendapatkan imbas yang sama.

Di tengah kondisi ini, judi online memang menjadi salah satu solusi yang bisa dilakukan agar bisnis ini tetap hidup. Setidaknya, judi online tidak mengharuskan para pemain judi untuk berkumpul di satu tempat dan berinteraksi dengan orang lain. Hal yang sama juga dialami oleh negara bagian Michigan yang ada di Amerika Serikat. Negara bagian ini baru saja mengeluarkan kebijakan baru untuk menerima proposal yang sebelumnya diajukan terkait penyelenggaraan judi online. Pertemuan antara para pembuat kebijakan pun secara resmi menerima permintaan tersebut dan melegalkan judi online di Michigan. Hal ini tentu menjadi kabar gembira bagi pengelola dan pemilik industri kasino. Masyarakat juga tentunya sangat diuntungkan. Bahkan, sebenarnya pemerintah pun diuntungkan karena akan ada pajak baru yang diterima pemerintah.

Kebijakan ini berlaku untuk kasino komersial ataupun kasino tribal. Kasino tribal ini adalah kasino yang dikelola dan ditujukan untuk penduduk asli dari Amerika Serikat, dan suku Indian adalah salah satunya. Kebijakan dan peraturan tersendiri memang diberlakukan untuk mengapresiasi suku asli dan suku lainnya yang sebagaimana yang ditetapkan oleh pemerintah federal. Untuk kebijakan kasino dan judi online ini, kasino tribal mendapatkan perijinan yang sama. Menanggapi hal ini, beberapa pengembang dan pengelola sudah mengambil langkah cepat. Misalkan saja, MGM Grand Detroit telah menjalin kerja sama dengan betMGM yang merupakan penyedia platform judi interaktif. Lalu, ada juga Motorcity serta FanDuel yang telah menyepakati perjanjian kerja sama terkait iGaming dan kerja sama dengan Greektown. Untuk yang satu ini, mereka akan menggunakan platform yang telah dikembangkan dan didukung oleh IGT serta Barstool Sportsbook.

Selain perkara perijinan, yang menjadi poin pembahasan adalah tentang pengelolaan pajak. Secara umum, pajak yang ditetapkan memang tidaklah terlalu tinggi. Ini tidak lepas dari kondisi saat ini yang mana pandemi sedang berlangsung dan bisnis judi online ini pun masih di awal perkembangannya di Michigan. Secara umum, kasino-kasino yang menyelenggarakan judi online akan memberikan setidaknya 8,4% dari yang didapatkannya pada pemerintah negara bagian. Untuk hasil pajak dari judi sportsbook online, setidaknya Detroit akan mengambil 30% dari total pendapatan yang didapatkan, dan 5% akan dialoksikan untuk dana pengembangan industri pertanian di Michigan. Sisanya yang sebesar 65% akan diberikan pada negara bagian. Namun, pajak yang diterima dari tribal kasino akan sepenuhnya dialokasikan pada pemerintah.